Senin, 27 September 2010

Rematik dan Lutut















Obat ini adalah obat yang ditemukan dari pengalaman teman teman yang pernah mencobanya. Berikut ini adalah cerita bagaimana teman saya berhasil mengobati lulutnya yang sudah sakit .

Teman saya baru pulang dari berjalan-jalan, bercerita tentang teman serombongan yang menggunakan resep ini, hasilnya sangat bagus. Sekarang dirinya tidak perlu makan obat glucosamine lagi, bahkan berhenti makan obat osteoporosis. Saya juga pernah membaca di Harian Shi Jie Ri Bao ada orang menulis tentang kesaksian akan keberhasilan resep ini.
Secara khusus saya mencari data di jaringan maya, ternyata ada cara pembuatannya.
Saudara sekalian, boleh dicoba, kemudian hari boleh jadi kita akan leluasa lagi menggerakkan pinggang atau berdansa. Juga dapat mengobati rematik (berguna untuk melancarkan aliran darah dan melemaskan otot) .
Bila ada sakit bisa menjadi obat, kalau tidak sakit bisa untuk menjaga kesehatan, anggur kering campur arak juga cukup enak, biar bagaimana pun orang usia lanjut pada umumnya menderita rematik, boleh dicoba!,

1. Tempatkan sekotak kismis (anggur kering ukuran besar, produk California, Amerika Serikat) ke dalam wadah yang dangkal dalamnya.
2. Tuangkan gin (minuman beralkohol dari Inggeris) ke dalam wadah, sampai semua kismis tercelup, sebotol gin bisa mencelup sekilo kismis.
3. Biarkan tanpa perlu ditutup, sampai semua gin terserap oleh kismis (sekitar seminggu). Selama 7 hari ini diaduk sesekali agar gin lebih cepat terserap.
4. Pindahkan kismis yang sudah siap proses ke dalam wadah pakai tutup, setiap hari makan dua sampai tiga kali, setiap kali makan sebanyak 5 – 9 butir kismis, jika tidak begitu suka makan kismis, boleh dicampurkan ke dalam salad atau bubur gandum untuk dimakan.

Dulu sering terdengar suara aneh ketika saya membengkokkan lutut, namun sebulan setelah memakan kismis beralkohol, tidak lagi terdengar suara, malah dapat berjalan, melintasi jalan, naik ke mobil, dan kegiatan lainnya, ketika membongkokkan badan tidak perlu lagi berpegang pada dinding, beberapa minggu kemudian reumatik saya tidak terasa sakit, juga tidak bengkak lagi; setelah terus makan selama 3 bulan, jari tangan sudah bisa menggenggam, semua anggota tubuh terasa normal kembali, punggung tidak terasa sakit, serta dapat bekerja apa saja.
September tahun lalu, ada seorang teman bernama Hynnis yang tinggal di Massachusetts memberikan resep ini, asalnya dari seorang dokter spesialis tulang, dokter ini sebelum pensiun bekerja sebagai wakil rektor di Georgetown Medical School.
Ketika teman saya ini pulang ke sekolahnya untuk menjenguk seorang teman sejawat, seorang teman memberitahukan, para dokter spesialis reumatik di perguruan tinggi tersebut sering memakai resep ini untuk mengobati pasien, biasanya bila setiap hari makan kismis berakohol ini, sesudah dua bulan akan terlihat hasilnya.
(Dokter tulang kaki ini dan temannya sudah makan kismis beralkohol ini selama 30 tahun).
Mengapa obat ini begitu manjur?
Jauh sebelum Masehi, warga India dan Mesir telah menemukan kalau juniper berries memiliki manfaat pengobatan, sedangkan gin dibuat dari juniper berries dan bijian lain, dokter mengatakan, jika pun anda sekarang ada makan obat lainnya atau dokter ada berpesan tidak boleh minum arak, jangan berpantang, sebab sebagian besar kandungan alkohol sudah menguap, hanya tersisa sedikit kandungan alkohol yang tidak berpengaruh banyak, walau pun saya tidak suka minum arak, namun demi menjaga agar tangan dan kaki tetap leluasa, saya tetap akan makan resep manjur ini.
Jika ada menderita reumatik, tangan dan kaki terasa sakit, tak pedulu lelaki atau wanita, tua atau muda, cobalah resep ini, setelah makan, kalau ada hasil, ceritakan pada orang lain demi membantunya terbebas dari rasa sakit.

Untuk mendapatkan kismis kuning maupun hitam, anda dapat membelinya di supermarket seperti Hero:

Raisin Kismis:
#Sun Maid, dos berwarna merah, yang umumnya kita kenal untuk roti kismis

#Raisin Kismis seperti gambar , ada yang black dan Golden
Yang dibutuhkan : Golden
Harga 1 dos 90 gram : Rp.9,050


Dry Gin :
Jika beli di Jakarta : Ranch Market, Food Hall, Kem Chick atau toko yang menjual minuman
ber-alkohol.
Harga : Rp.350,000/per botol
S$19.10 /per botol di Duty Free Airport Changi


0 komentar:

Poskan Komentar

Laman